Asap Karhutla Sempat Lintasi Langit Jakarta, Pemprov DKI Siapkan Opsi PJJ

- Penulis Berita

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan opsi pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa apabila kualitas udara di ibu kota memburuk secara signifikan. Langkah antisipasi ini disiapkan untuk melindungi kesehatan warga, terutama anak-anak, lansia, dan kelompok rentan, dari paparan polusi udara termasuk potensi dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, menegaskan bahwa penerapan PJJ akan bergantung pada hasil pemantauan resmi kualitas udara.

“Rekomendasi PJJ bagi siswa dapat diterapkan apabila kualitas udara mengalami pemburukan signifikan berdasarkan data resmi,” kata Chico Hakim dalam keterangan pers, Senin (19/10/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain opsi PJJ, Pemprov DKI juga menyiapkan pembatasan aktivitas di luar ruangan bagi kelompok rentan serta imbauan penggunaan masker sesuai kebutuhan. Chico menyebut sebaran asap karhutla di wilayah Jakarta sudah berkurang sejak Jumat (16/10/2026) karena faktor angin, namun pemerintah daerah tetap waspada terhadap kemungkinan perubahan arah angin.

Asap di Atmosfer Atas, Tidak Menyentuh Permukaan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya mendeteksi indikasi sebaran asap karhutla dari Kalimantan dan Sumatera melintasi lapisan atmosfer atas Jakarta, Banten, dan Jawa Barat pada Jumat (16/10/2026). Deteksi dilakukan melalui citra satelit Himawari-9.

Baca Juga :  Tiga Kapolda Terseret Skenario Ferdy Sambo, Polri: Jangan Dikait-kaitkan!

Sekretaris Utama BMKG Guswanto mengonfirmasi bahwa asap tersebut masih berada di lapisan atmosfer atas, pada ketinggian dua hingga tiga kilometer di atas permukaan tanah. Artinya, lapisan asap itu tidak serta-merta berdampak langsung pada kualitas udara di permukaan yang dihirup masyarakat.

“Bila dilihat petanya (asap berasal) dari Kalimantan. Masih di lapisan atmosfer atas,” ujar Guswanto.

Pantauan terkini BMKG menunjukkan sebaran asap mulai bergerak menjauh dari wilayah Jawa bagian barat, termasuk Jabodetabek, seiring perubahan pola angin.

Udara Jakarta Berat karena Emisi Kendaraan

Terlepas dari asap karhutla, kualitas udara Jakarta sendiri masih tergolong berat. Data pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di sejumlah titik menunjukkan kategori sedang hingga tidak sehat, dengan partikulat halus PM2.5 sebagai parameter kritis.

Sumber pencemaran utama berasal dari faktor lokal, yakni emisi kendaraan bermotor dan aktivitas industri, ditambah kondisi musim kemarau. Untuk menekan polutan, Pemprov DKI mengaktifkan 179 perangkat penyemprot kabut air (water mist) di 145 gedung serta menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) bersama instansi terkait.

Baca Juga :  Secara Mendadak Citayam Fashion Week Dipatenkan Baim Wong

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga memerintahkan kesiapsiagaan penuh fasilitas kesehatan. Sebanyak 31 rumah sakit, 44 puskesmas, dan 292 puskesmas pembantu, total 367 fasilitas, disiagakan untuk menangani potensi gangguan pernapasan atau ISPA.

“Pemprov DKI terus memantau secara intensif serta menyiapkan seluruh langkah antisipasi agar kesehatan warga, terutama anak-anak, lansia, dan kelompok rentan, tetap terlindungi,” ujar Chico Hakim.

Pemprov DKI mengimbau masyarakat memantau kualitas udara melalui kanal resmi BMKG, Kementerian Lingkungan Hidup, atau Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Warga diminta memakai masker N95 atau KN95 saat beraktivitas di luar ruangan dan mengurangi aktivitas fisik berat.

Langkah Jakarta menyiapkan opsi PJJ ini menyusul kebijakan serupa di daerah lain. Di Balikpapan, Kalimantan Timur, pembelajaran jarak jauh bahkan sudah diperpanjang tanpa batas waktu akibat kabut asap karhutla yang tak kunjung membaik. Upaya pemadaman karhutla sendiri terus menjadi perhatian pemerintah, termasuk pemadaman kebakaran hutan di Taman Nasional Tanjung Puting yang menjadi prioritas Presiden Prabowo.

Sumber Berita : detikcom, KalderaNews, BSI News (bsinews.id), LensaHukum, Demokratis.co.id, Politik Indonesia, InvestorTrust.id, Antara, BMKG

Berita Terkait

Irjen (Purn) Napoleon Bonaparte Dimakamkan Hari Ini di Cikeas Bogor
7 Perjalanan KRL Lintas Bogor Dibatalkan Jumat Pagi, Dua Rangkaian INKA Masih Diperbaiki
Jelang Konpers KPK Hari Ini, Ini yang Dinanti dari Kasus OTT BNPB
KPK Tetapkan 5 Tersangka OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Ditahan
OTT KPK di BNPB Berlangsung di 5 Kota Jabodetabek, 14 Orang Diamankan
Prabowo Prioritaskan Pemadaman Karhutla Tanjung Puting
Motor Meledak Saat Kabur, Dua Pencuri Motor di Koja Babak Belur Diamuk Api dan Warga
Polisi Buru Pelaku Kasus 2 Bocah di Jakbar Diculik dan Kalung Emas Perhiasan Dirampas
Tag :

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Asap Karhutla Sempat Lintasi Langit Jakarta, Pemprov DKI Siapkan Opsi PJJ

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Irjen (Purn) Napoleon Bonaparte Dimakamkan Hari Ini di Cikeas Bogor

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:00 WIB

7 Perjalanan KRL Lintas Bogor Dibatalkan Jumat Pagi, Dua Rangkaian INKA Masih Diperbaiki

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Jelang Konpers KPK Hari Ini, Ini yang Dinanti dari Kasus OTT BNPB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:00 WIB

KPK Tetapkan 5 Tersangka OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Ditahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Prabowo Prioritaskan Pemadaman Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Motor Meledak Saat Kabur, Dua Pencuri Motor di Koja Babak Belur Diamuk Api dan Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Polisi Buru Pelaku Kasus 2 Bocah di Jakbar Diculik dan Kalung Emas Perhiasan Dirampas

Berita Terbaru

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta. (Foto: Davidelit via Wikimedia Commons, domain publik)

Breaking News

Jelang Konpers KPK Hari Ini, Ini yang Dinanti dari Kasus OTT BNPB

Jumat, 16 Okt 2026 - 10:50 WIB

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Serenity via Wikimedia Commons)

Breaking News

KPK Tetapkan 5 Tersangka OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Ditahan

Kamis, 15 Okt 2026 - 09:00 WIB