KKB Serang Kamp Pekerja di Tolikara, TNI Bergerak Lindungi Warga dan Cari Tiga Korban Hilang

- Penulis Berita

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tolikara – Kelompok kriminal bersenjata (KKB) menyerang kamp pekerja proyek jalan PT SHJ di Distrik Woniki, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, pada Minggu malam, 2 Agustus 2026. Serangan tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia, sementara tiga pekerja lainnya masih belum diketahui keberadaannya.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan serangan terjadi secara mendadak ketika para pekerja sedang beristirahat di dalam kamp.

Keterangan tersebut sekaligus mengoreksi informasi awal yang menyebutkan peristiwa terjadi pada Senin dini hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyerangan terhadap kamp PT SHJ dilakukan pada Minggu malam saat para korban sedang beristirahat,” kata Tri Purwanto.

Baca Juga :  Baja Indonesia Yang Laku Di Pasar Dunia

Dari lima korban meninggal dunia, empat jenazah telah teridentifikasi, yakni Arman Sibarani, Erlin Aritonang, Alfons, dan Barengga. Tiga jenazah telah dievakuasi ke RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, sedangkan satu jenazah dibawa ke Karubaga. Satu jenazah lainnya masih berada di lokasi kejadian.

KKB Serang Tolikara

Kodam XVII/Cenderawasih mengecam keras serangan tersebut karena para korban merupakan warga sipil yang sedang bekerja membangun infrastruktur untuk kepentingan masyarakat Papua.

Berdasarkan data sementara, terdapat 10 pekerja di kamp PT SHJ saat penyerangan berlangsung. Tiga pekerja hingga kini masih belum diketahui nasib dan keberadaannya.

Baca Juga :  Duh! ABG Perempuan Nyelonong Bawa Motor Masuk Tol Tangerang-Merak

“Kamp PT SHJ terdapat 10 orang pekerja. Tiga orang di antaranya belum diketahui nasibnya,” ujar Tri Purwanto.

Personel gabungan TNI dan Polri telah dikerahkan untuk mengevakuasi para korban, mencari pekerja yang hilang, serta mengejar kelompok bersenjata yang diduga terlibat dalam penyerangan.

Aparat juga meningkatkan pengamanan untuk memastikan situasi di sekitar lokasi tetap kondusif dan memberikan rasa aman kepada masyarakat serta para pekerja yang menjalankan pembangunan di wilayah tersebut.

Berita Terkait

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie
Integrasi JITEX 2026 dan Business Matching ke-32 Buka Peluang Pasar dan Kolaborasi Bisnis
Polda Metro Jaya Tahan Tersangka Kekerasan Seksual Anak di Palmerah
Transjakarta Tegaskan Kartu Layanan Gratis Tidak Diperjualbelikan kepada Masyarakat
Official Apparel Tim Indonesia Asian Games 2026 Resmi Hadir, Angkat Identitas Nusantara
Pramono Pastikan Lonjakan Harga Cabai Tak Ganggu Inflasi Jakarta
Kebakaran Kios di Halim Perdanakusuma Berhasil Dipadamkan oleh Petugas Gulkarmat
Polisi Kejar Komplotan Pembacok Pria di Koja Jakarta Utara

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:19 WIB

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie

Jumat, 18 September 2026 - 10:57 WIB

Integrasi JITEX 2026 dan Business Matching ke-32 Buka Peluang Pasar dan Kolaborasi Bisnis

Kamis, 17 September 2026 - 10:29 WIB

Polda Metro Jaya Tahan Tersangka Kekerasan Seksual Anak di Palmerah

Rabu, 16 September 2026 - 17:53 WIB

Transjakarta Tegaskan Kartu Layanan Gratis Tidak Diperjualbelikan kepada Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 16:12 WIB

Official Apparel Tim Indonesia Asian Games 2026 Resmi Hadir, Angkat Identitas Nusantara

Senin, 14 September 2026 - 13:49 WIB

Kebakaran Kios di Halim Perdanakusuma Berhasil Dipadamkan oleh Petugas Gulkarmat

Jumat, 11 September 2026 - 11:24 WIB

Polisi Kejar Komplotan Pembacok Pria di Koja Jakarta Utara

Kamis, 10 September 2026 - 11:35 WIB

Ada Demo Buruh di Jakarta Hari Ini, Massa Suarakan 11 Tuntutan ke Pemerintah

Berita Terbaru