Pemprov DKI Dikabarkan Akan Hapus PKB Progresif

- Penulis Berita

Senin, 28 April 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersiap untuk menghilangkan sistem tarif progresif untuk pajak kendaraan bermotor.

Agus Fatoni, yang menjabat sebagai Dirjen Bina Keuangan Daerah di Kementerian Dalam Negeri, mengungkapkan bahwa kebijakan ini sedang dipertimbangkan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk memperbaiki ketepatan data mengenai kepemilikan kendaraan.

“Penghapusan pajak progresif dipikirkan untuk meningkatkan ketertiban, pengelolaan yang lebih baik, serta penegakan hukum, agar hanya pemilik sah yang terdaftar sebagai pemilik kendaraan,” jelas Agus usai pertemuannya dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, yang dilaporkan pada hari Sabtu (26/4/2025).

Langkah ini pun bertujuan untuk mendorong ketaatan pemilik kendaraan dalam memenuhi kewajiban membayar PKB Progresif.

Di samping itu, Pemprov DKI Jakarta juga telah menghilangkan biaya balik nama kendaraan bermotor atas pembelian kendaraan bekas sejalan dengan UU 1/2022 mengenai Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.

“Diharapkan pemilik kendaraan segera melakukan proses balik nama sesuai dengan yang tertera, jangan ditunda-tunda, karena sejumlah daerah telah menghapus BBNKB ini. Maka, biaya BBNKB dihapus tetapi pajaknya tetap harus dibayar sesuai kepemilikan,” ungkap Agus.

Baca Juga :  Lalu Lintas di Depan Stasiun Grogol Macet Imbas dari Proyek Galian Air

Kedepannya, Pemprov DKI Jakarta akan memberikan insentif hanya kepada para wajib pajak yang patuh pada kewajiban membayar PKB Progresif. Mereka yang tidak memenuhi kewajiban pajak tidak akan menerima insentif.

“DKI Jakarta akan memberikan insentif kepada wajib pajak yang taat membayar pajak, tetapi tidak akan memberikan insentif kepada yang tidak memenuhi kewajiban, ini adalah prinsip keadilan, insentif hanya akan diberikan kepada yang benar-benar patuh,” tandas Fatoni.

Berita Terkait

Said Didu Bantah Sjafrie Terkait Kasus Satelit: Saat Proyek Berjalan, Sudah Tak Menjabat di Kemhan
KKB Serang Kamp Pekerja di Tolikara, TNI Bergerak Lindungi Warga dan Cari Tiga Korban Hilang
Delapan Tahun Tak Berubah, Indeks Tukin Kemenhan dan TNI Naik Menjadi 90 Persen
Netizen Soroti Narasi yang Seret Kemhan dalam Isu Sitaan Emas dan Dolar
Kemhan Pastikan Insiden Kendaraan Dinas dan Ojol Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Sekjen Kemhan Hadiri Pengesahan Kerja Sama Pertahanan RI dengan Malaysia dan Turki
Kemhan Kaji Hibah Giuseppe Garibaldi Secara Cermat demi Kepentingan Strategis Nasional
Kemhan Dukung Kebijakan Presiden, Kesejahteraan Rakyat Dinilai Bagian dari Pertahanan Negara

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Said Didu Bantah Sjafrie Terkait Kasus Satelit: Saat Proyek Berjalan, Sudah Tak Menjabat di Kemhan

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:50 WIB

KKB Serang Kamp Pekerja di Tolikara, TNI Bergerak Lindungi Warga dan Cari Tiga Korban Hilang

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:25 WIB

Delapan Tahun Tak Berubah, Indeks Tukin Kemenhan dan TNI Naik Menjadi 90 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:07 WIB

Netizen Soroti Narasi yang Seret Kemhan dalam Isu Sitaan Emas dan Dolar

Senin, 27 Juli 2026 - 13:54 WIB

Kemhan Pastikan Insiden Kendaraan Dinas dan Ojol Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:27 WIB

Kemhan Kaji Hibah Giuseppe Garibaldi Secara Cermat demi Kepentingan Strategis Nasional

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:19 WIB

Kemhan Dukung Kebijakan Presiden, Kesejahteraan Rakyat Dinilai Bagian dari Pertahanan Negara

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:22 WIB

Istana: TNI Turun Bantu Distribusi BBM di Sumut, Pasokan untuk Masyarakat Jadi Prioritas

Berita Terbaru