BLINKEN Bukan GLANZEN! Pemilik Tegaskan Tidak Pernah Ada Pengalihan maupun Penerusan Merek

- Penulis Berita

Rabu, 4 November 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di dunia otomotif, nama besar sebuah merek cat tidak sekadar melambangkan warna atau kilau akhir, melainkan jaminan reputasi, presisi daya tahan, dan konsistensi mutu yang dibangun bertahun-tahun. Namun belakangan ini, industri pengecatan otomotif dihebohkan oleh kebingungan konsumen di pasar digital terkait kemunculan produk bermerek Glanzen yang mengaku sebagai transformasi dari sebuahMerek besar, bernama BLINKEN.

Di berbagai platform marketplace, sejumlah toko mengklaim bahwa produk Glanzen adalah “bentukbaru” atau “pengganti resmi” dari BLINKEN yang telah bertransformasi. Penjual memasangkan nama BLINKEN dan Glanzen dalam satu judul produk (keyword hijacking), yang kian menguatkan persepsipublik bahwa kedua merek ini berasal dari akar yang sama.

Namun, apakah fenomena ini sekadar dinamika persaingan pasar yang wajar, ataukah ada dugaan untukmenyesatkan yang berdampak pada kerugian konsumen?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BANTAHAN RESMI DARI PEMEGANG LISENSI MEREK

Menanggapi informasi mengenai transformasi BLINKEN menjadi GLANZEN, PT VictorindoKimiatama selaku pemegang lisensi, produsen sekaligus pemasar resmi Merek BLINKEN menyampaikan bantahan tegas. Melalui Surat Klarifikasi Resmi No. 150/MKT/VK/IX/2026 tertanggal 8 September 2026, PT Victorindo Kimiatama menegaskan bahwa BLINKEN tidakpernah bertransformasi, berganti nama, maupun melebur menjadi GLANZEN. PT VictorindoKimiatama juga menegaskan bahwa perusahaannya berdiri secara independen dan tidak memilikihubungan operasional maupun korporasi dengan PT Victory Paint Industri, perusahaan yang tercantum sebagai produsen produk GLANZEN.

KEMIRIPAN TAMPILAN KEMASAN DAN POTENSI KEBINGUNGAN KONSUMEN

Kemiripan kemasan antara BLINKEN dan Glanzen patut dipertanyakan dan tidak semestinyadipandang sebagai kebetulan semata. Secara visual, kedua produk memperlihatkan kemiripanpada sejumlah elemen sekaligus, mulai dari skema warna hijau limau, merah, dan putih, pita penanda bertuliskan “HIGH CLASS QUALITY”, hingga penggunaan kode produk yang serupa, seperti MS 2500.

Baca Juga :  Kenali Produk Unggulan Raingel Basic Low Series

Rangkaian kemiripan tersebut, terlebih jika dikaitkan dengan klaim Glanzen sebagai “penerusresmi” BLINKEN, menimbulkan dugaan adanya upaya membangun asosiasi di benak konsumenmelalui kemiripan tampilan dan narasi pemasaran. Dengan kata lain, patut dipertanyakan apakahkemiripan tersebut sengaja dibentuk untuk menciptakan persepsi bahwa Glanzen memilikihubungan atau kesinambungan dengan BLINKEN?

Bagi konsumen maupun teknisi cat (painter), kondisi ini bukan sekadar persoalan desainkemasan. Kemiripan yang disertai narasi penerusan Merek berpotensi mengaburkan identitasproduk, menimbulkan anggapan keliru mengenai asal-usul atau hubungan kedua produk, sertamemengaruhi keputusan pembelian. Pertanyaan mendasarnya: apakah konsumen sedangdihadapkan pada persaingan produk yang wajar, atau justru suatu upaya membentuk persepsipasar dengan memanfaatkan identitas visual dan reputasi BLINKEN yang telah lebih dahuludikenal?

STANDARDISASI SISTEM MANAJEMEN BLINKEN

Dalam kegiatan usaha dan proses produksinya, PT Victorindo Kimiatama BLINKEN diproduksidengan didukung  penerapan sistem manajemen yang telah memperoleh sertifikasi ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001, yang masing-masing berkaitan dengan standar internasional di bidang manajemen mutu, lingkungan, serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Penerapan standar tersebut mencerminkan komitmen BLINKEN terhadap pengendalian mutu, pengelolaan lingkungan, serta keselamatan dan kesehatan kerja. Hal ini menjadi bagian pentingdalam menjaga konsistensi proses produksi dan kualitas produk.

Baca Juga :  Nubi Go: Game AR Petualangan dan Berbagai Keuntungan Nyata

IMPLIKASI BAGI KONSUMEN DAN INDUSTRI

Kejelasan informasi mengenai identitas dan asal-usul Merek merupakan bagian dari hakkonsumen untuk memperoleh informasi yang benar. Dalam industri pengecatan otomotif, ketidaksesuaian spesifikasi bahan dengan sistem pelapisan dapat memengaruhi hasil akhir, seperti pengeringan yang tidak sempurna, munculnya pinhole, hingga penurunan kilau, yang berpotensi menambah biaya dan waktu pengerjaan.

Bagi industri, persoalan ini menegaskan pentingnya transparansi informasi produk dan Merek. Reputasi BLINKEN yang telah dibangun selama bertahun-tahun perlu dihormati. Setiap klaimmengenai hubungan atau penerusan suatu Merek harus memiliki dasar yang jelas dan persetujuandari pihak yang berwenang.

EDUKASI CERDAS SEBELUM MEMBELI

Untuk menghindari kekeliruan dalam memilih produk pelapis otomotif, konsumen dan pemilikbengkel diimbau menerapkan tiga langkah verifikasi sederhana:

1. Periksa Identitas Merek dan Pemasarnya: Cermati informasi pada kemasan.

BLINKEN merupakan Merek yang dipasarkan resmi oleh PT Victorindo Kimiatamaberdasarkan lisensi.

2. Cermati Klaim Perubahan atau Penerusan Merek.

Jangan mudah mempercayai deskripsi produk di marketplace yang menyatakan suatuMerek telah berganti nama atau memiliki Merek penerus tanpa persetujuan maupunketerangan resmi dari pemilik Merek.

3. Verifikasi Sertifikasi Mutu.

Pastikan sertifikasi ISO yang diklaim memiliki dasar yang valid, dengan memeriksa nomorsertifikat, lembaga penerbit, ruang lingkup, serta masa berlakunya.

Pasar yang sehat membutuhkan kejelasan informasi. Konsumen berhak memperoleh produkdengan identitas, spesifikasi, dan informasi yang transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.

Berita Terkait

Jadwal Kesaksian Jokowi Besok di PN Jakarta Timur: Dua Sidang, 80 Kursi, Tiga Ring Pengamanan
Pelajaran dari Longsor Lumajang untuk Warga Jabodetabek Jelang Musim Hujan
Pemutihan Denda PKB Jakarta Masih Berjalan: Bayar Pokok Saja, Denda Otomatis Hapus sampai 31 Desember
Konferensi Pers MA Batal, Warga Jakarta Menunggu Salinan Putusan Suket Gibran
MA Batalkan Konferensi Pers soal Suket Gibran: Jabatan Wapres Masih Diperdebatkan
Sidang di PN Jakarta Pusat: Dakwaan Silmy Karim dan Jejak Pejabat Imigrasi Jakarta
Hujan Jabodetabek Hari Ini, Jawa Barat Siaga Hujan Lebat dan Warga Diimbau Waspada Genangan
Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Hari Ini, Hindari Bundaran HI dan Kawasan Sekitarnya pada Sore Hari

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:11 WIB

Jadwal Kesaksian Jokowi Besok di PN Jakarta Timur: Dua Sidang, 80 Kursi, Tiga Ring Pengamanan

Rabu, 4 November 2026 - 15:00 WIB

BLINKEN Bukan GLANZEN! Pemilik Tegaskan Tidak Pernah Ada Pengalihan maupun Penerusan Merek

Rabu, 4 November 2026 - 12:04 WIB

Pelajaran dari Longsor Lumajang untuk Warga Jabodetabek Jelang Musim Hujan

Selasa, 3 November 2026 - 11:22 WIB

Pemutihan Denda PKB Jakarta Masih Berjalan: Bayar Pokok Saja, Denda Otomatis Hapus sampai 31 Desember

Selasa, 3 November 2026 - 10:59 WIB

Konferensi Pers MA Batal, Warga Jakarta Menunggu Salinan Putusan Suket Gibran

Senin, 2 November 2026 - 14:03 WIB

Sidang di PN Jakarta Pusat: Dakwaan Silmy Karim dan Jejak Pejabat Imigrasi Jakarta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Hujan Jabodetabek Hari Ini, Jawa Barat Siaga Hujan Lebat dan Warga Diimbau Waspada Genangan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Hari Ini, Hindari Bundaran HI dan Kawasan Sekitarnya pada Sore Hari

Berita Terbaru