Gunung Raja Paksi Luncurkan Net Zero Roadmap Untuk Menjadi Perusahaan Zero Carbon

- Penulis Berita

Kamis, 16 Februari 2023 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritajabodetabek, Jakarta – PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) meluncurkan net zero roadmap pada hari rabu(15/2), yang berisi uraian aksi untuk mewujudkan netral karbon pada tahun 2050.

Presiden Direktur GGRP Abednedju Giovano Warani Sangkaeng mengungkapkan, peluncuran roadmap ini sejalan dengan dengan Indonesia Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC) untuk mengurangi emisi karbon dengan target unconditional hingga 31,9% serta target mencapai emisi zero carbon pada tahun 2060 atau lebih cepat.

Pria yang akrab dipanggil Argo ini mengatakan, ini adalah tahap kedua GGRP dalam rangka dekarbonisasi. Langkah pertama GGRP dilakukan Oktober 2022, dimana GGRP meluncurkan panduan strategi environmental, social, and corporate governance (ESG).

“Sambil berjalan kami juga sudah mengidentifikasi beberapa matrik yang akan kami ukur sehingga kami bisa mencapai target yang kami pasang pada 2060,” ungkap Argo usai peresmian peluncuran Net Zero Roadmap.

Net Zero Roadmap

Argo melanjutkan, GGRP telah mengambil langkah untuk memperkuat strategi ESG, serta akan mengurangi sumber utama emisi dari penggunaan jaringan listrik dan pembakaran bahan bakar (gas alam dan juga batubara), melalui penggunaan energi bersih sebagai alternatif.

Emiten pabrik baja ini telah menetapkan rencana untuk melibatkan para stakeholder di seluruh rantai pasokan dalam meminimalisir dampak lingkungan dan sosial dari baja.

GGRP membangun strategi ESG yang bertitik berat pada lima pilar utama, yakni pengadaan yang bertanggung jawab, kepatuhan lingkungan dan sosial, transisi energi dan solusi rendah karbon, berkontribusi pada pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, dan pengembangan Sumber Daya Manusia

Hingga kini, Argo menyebut produksi baja menyumbang hampir diangka 8% dari total emisi karbon global. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya permintaan global akan penggunaan baja.

Adapun green house gases Inventory GGRP pada tahun 2021 sebesar 0,86 ton CO2 per jumlah produksi dari baja mentah. Sebagai pabrik yang beroperasi dengan Electric Arc Furnance, GGRP memiliki keuntungan dalam melakukan dekarbonisasi dari pabriknya dibandingkan dengan produsen baja global beroperasi dengan blast furnace. Data ini menjadi dasar perjalanan dekarbonisasi perusahaan.

Dari kinerja, Argo meyakini bahwa kinerja GGRP tahun ini akan semakin baik. Namun, Argo masih enggan untuk menyebutkan spesifik angka pertumbuhan penjualan tahun ini.

Sejumlah sentimen yang diyakini bakal memuluskan kinerja adalah dimulainya pembangunan ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur. Di sisi lain juga, pembangunan infrastruktur juga mulai bergulir.

“Karena baja adalah ibu dari semua industri, khususnya infrastruktur,” ungkap Argo.

Source : Investasi.kontan.co.id

Berita Terkait

Integrasi JITEX 2026 dan Business Matching ke-32 Buka Peluang Pasar dan Kolaborasi Bisnis
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Kodim 0507 Turun Bantu Warga
Ingin Jadi Distributor Skincare? Kenali Peluang Kemitraan Herbala
Cyvernix Indonesia Luncurkan Cyvernix Pro AI Marketplace untuk Mempermudah Akses Teknologi AI
Deliwafa Perluas Ekspansi, Hadirkan One Stop Shopping Fashion di Panglima Polim Jakarta Selatan
clippervideo.id: Senjata Utama Brand dalam Pertempuran Digital
clippervideo.id: Pilihan Tepat untuk Bisnis yang Ingin Naik Level
Menggali Potensi Bisnis Lewat Visual Kreatif clippervideo.id

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Polisi Buru Pelaku Kasus 2 Bocah di Jakbar Diculik dan Kalung Emas Perhiasan Dirampas

Rabu, 30 September 2026 - 11:23 WIB

Polda Banten Bongkar Praktik Penimbunan Solar Subsidi di Serang Modus Kencingan

Selasa, 29 September 2026 - 11:55 WIB

Satpol PP Razia Toko Kelontong di Terminal Cibinong, 1.482 Botol Miras Disita

Senin, 28 September 2026 - 11:43 WIB

Polisi Usut Kasus Viral Pria Diduga Transaksi Narkoba di Bogor yang Diamankan Warga

Kamis, 24 September 2026 - 11:48 WIB

Modus Tawaran Pekerjaan Subuh, Seorang Fotografer di Bogor Kena Tipu Daya Begal

Rabu, 23 September 2026 - 13:53 WIB

Kesaksian Korban Kebakaran di Kebayoran Lama, Api Membesar Saat Warga Beristirahat

Selasa, 22 September 2026 - 11:11 WIB

Polisi Selidiki Penyebab Puluhan Tank Kontainer Terbakar di NPCT1 Tanjung Priok

Jumat, 18 September 2026 - 16:19 WIB

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie

Berita Terbaru