Gunung Raja Paksi Memprediksi Penjualan Capai US$ 972 Juta Pada Tahun 2022

- Penulis Berita

Kamis, 15 Desember 2022 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Image: site of GRP’s facility in Indonesia where the solar rooftop will be installed by TotalEnergies ENEOS (PRNewsfoto/TotalEnergies ENEOS Renewables Distributed Generation Asia)

Image: site of GRP’s facility in Indonesia where the solar rooftop will be installed by TotalEnergies ENEOS (PRNewsfoto/TotalEnergies ENEOS Renewables Distributed Generation Asia)

Beritajabodetabek, Jakarta – PT Gunung Raja Paksi yang dikenal sebagai pabrik baja swasta terbesar di indonesia optimis penjualan pada tahun 2022 akan meningkat hingga double digit. Pabrik baja GRP memperkirakan penjualan tahun 2022 akan capai sebesar US$ 972 juta.

Prediksi penjualan ini meningkat 34,66% jika dibandingkan dengan penjualan sebelumnya yang sebesar US$ 721,81 juta. Gunung Raja Paksi memperkirakan laba tahun ini akan turun 9,68% menjadi US$ 56 juta dari tahun 2021 yang sebesar US$ 62 juta.

Direktur GGRP Roymond mengatakan, kinerja yang melesat tahun 2022 ini tidak terlepas dari upaya GRP untuk terus meningkatkan performa kinerja melalui pasar ekspor. Dia menyebut, nilai ekspor hingga bulan September 2022 sebesar US$ 45 juta atau meningkat 56% secara tahunan. Tujuan ekspor GGRP antara lain seperti Amerika Serikat, Australia, Uni Emirat Arab, Singapura, Selandia Baru, Malaysia.

Roymond mengatakan bahwa ekspor yang dilakukan adalah baja jenis structural beam untuk pembangunan gudang perusahaan industri mobil listrik di Amerika Serikat. Selain itu, GRP juga turut mengekspor baja struktur dan pelat ke Selandia Baru untuk konstruksi rumah sakit.

modal

GRP meraup penjualan bersih hingga US$ 723 juta pada kuartal III 2022. atau meningkat 44% dari tahun lalu yang sebesar US$ 502 juta. Sementara laba bersih GRP naik menjadi 22% senilai US$ 49 juta pada kuartal ketiga tahun 2022.

“Kontribusi berasal dari segmen baja lembaran sebesar 69%. Ditambah produksi baja berkualitas tinggi meningkat 36% secara tahunan,”ungkap Roymond ke publik pada Kamis (15/12).

Roymond optimis Gunung Raja Paksi akan tetap membukukan kinerja positif pada tahun 2023. Optimisme ini ditopang oleh adanya mesin baru yaitu LSM ( Light Section Mill ) yang mulai berproduksi di tahun ini.

Source : Investasi.kontan.co.id

Berita Terkait

Integrasi JITEX 2026 dan Business Matching ke-32 Buka Peluang Pasar dan Kolaborasi Bisnis
Ingin Jadi Distributor Skincare? Kenali Peluang Kemitraan Herbala
Cyvernix Indonesia Luncurkan Cyvernix Pro AI Marketplace untuk Mempermudah Akses Teknologi AI
Deliwafa Perluas Ekspansi, Hadirkan One Stop Shopping Fashion di Panglima Polim Jakarta Selatan
clippervideo.id: Senjata Utama Brand dalam Pertempuran Digital
clippervideo.id: Pilihan Tepat untuk Bisnis yang Ingin Naik Level
Menggali Potensi Bisnis Lewat Visual Kreatif clippervideo.id
Bangun Citra Profesional di Media Sosial Bersama clippervideo.id

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:11 WIB

Polisi Selidiki Penyebab Puluhan Tank Kontainer Terbakar di NPCT1 Tanjung Priok

Jumat, 18 September 2026 - 16:19 WIB

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie

Jumat, 18 September 2026 - 10:57 WIB

Integrasi JITEX 2026 dan Business Matching ke-32 Buka Peluang Pasar dan Kolaborasi Bisnis

Kamis, 17 September 2026 - 10:29 WIB

Polda Metro Jaya Tahan Tersangka Kekerasan Seksual Anak di Palmerah

Rabu, 16 September 2026 - 17:53 WIB

Transjakarta Tegaskan Kartu Layanan Gratis Tidak Diperjualbelikan kepada Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 11:44 WIB

Pramono Pastikan Lonjakan Harga Cabai Tak Ganggu Inflasi Jakarta

Senin, 14 September 2026 - 13:49 WIB

Kebakaran Kios di Halim Perdanakusuma Berhasil Dipadamkan oleh Petugas Gulkarmat

Jumat, 11 September 2026 - 11:24 WIB

Polisi Kejar Komplotan Pembacok Pria di Koja Jakarta Utara

Berita Terbaru