Jakarta Mau Tenggelam, Warga DKI Dilarang Pakai Air Tanah, Setuju Nggak?

- Penulis Berita

Selasa, 5 Oktober 2021 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu Kota DKI Jakarta disebut terus mengalami penurunan permukaan tanah. Sementara permukaan air laut juga terus mengalami kenaikan. Jika hal ini dibiarkan maka Jakarta bisa tenggelam dalam beberapa tahun kemudian.
Karena itu dibutuhkan langkah serius untuk menangani dampak perubahan iklim ini. Demi menyelesaikan masalah ini, Kementerian PUPR telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk penyediaan air minum melalui sistem perpipaan.

Badan perencanaan pembangunan nasional (Bappenas) juga menyebutkan warga nantinya dilarang menggunakan sumur bor sebagai sumber air. Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam, Kementerian PPN/Bappenas, Arifin Rudiyanto mengungkapkan Bappenas mengantisipasi hal ini yang disebabkan 80% warga Jakarta menggunakan sumur Bor karena tidak cukupnya akses air bersih untuk penduduk.

Baca Juga :  Harimau Ragunan Kena Corona, PSSP IPB: Belum Ada Bukti Hewan Tulari Manusia

Karena itu pemerintah melalui Bappenas berupaya meningkatkan kualitas pasokan air baku melalui bendungan Jati Luhur dan bendungan lain. “Nanti diolah dan kemudian disalurkan ke masyarakat,” jelas dia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nah jika hal tersebut sudah terpenuhi maka baru bisa melarang masyarakat yang ingin membuat sumur bor. Arifin mengungkapkan untuk masalah kenaikan air laut ini tak cuma terjadi di Jakarta, tapi di seluruh wilayah di Indonesia. Hal ini disebabkan perubahan iklim yang membuat suhu mengalami kenaikan hingga 1,5 derajat.

Baca Juga :  Kesehatan Fisik dan Psikis Putri Candrawathi Diperiksa

“Perubahan iklim ini membuat curah hujan semakin lebat dan naik 2,5 mm per hari dibanding biasanya,” jelas dia.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti mengatakan pemerintah pusat telah mengimbau kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menyediakan air minum baku untuk masyarakat. Warga DKI Jakarta bakal dilarang untuk menggunakan air tanah.

 

Berita Terkait

Transjakarta Tegaskan Kartu Layanan Gratis Tidak Diperjualbelikan kepada Masyarakat
Official Apparel Tim Indonesia Asian Games 2026 Resmi Hadir, Angkat Identitas Nusantara
Pramono Pastikan Lonjakan Harga Cabai Tak Ganggu Inflasi Jakarta
Kebakaran Kios di Halim Perdanakusuma Berhasil Dipadamkan oleh Petugas Gulkarmat
Polisi Kejar Komplotan Pembacok Pria di Koja Jakarta Utara
Ada Demo Buruh di Jakarta Hari Ini, Massa Suarakan 11 Tuntutan ke Pemerintah
Brimob Polda Metro Jaya Tangkap Tiga Pelaku Perampasan Ponsel di Jakbar
Polisi Selidiki Pemalakan Sopir Pikap di Semper Jakut, Pelaku Diduga Pakai Senjata Tajam

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:53 WIB

Transjakarta Tegaskan Kartu Layanan Gratis Tidak Diperjualbelikan kepada Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 16:12 WIB

Official Apparel Tim Indonesia Asian Games 2026 Resmi Hadir, Angkat Identitas Nusantara

Selasa, 15 September 2026 - 11:44 WIB

Pramono Pastikan Lonjakan Harga Cabai Tak Ganggu Inflasi Jakarta

Senin, 14 September 2026 - 13:49 WIB

Kebakaran Kios di Halim Perdanakusuma Berhasil Dipadamkan oleh Petugas Gulkarmat

Jumat, 11 September 2026 - 11:24 WIB

Polisi Kejar Komplotan Pembacok Pria di Koja Jakarta Utara

Rabu, 9 September 2026 - 11:36 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Tangkap Tiga Pelaku Perampasan Ponsel di Jakbar

Selasa, 8 September 2026 - 11:57 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Kodim 0507 Turun Bantu Warga

Senin, 7 September 2026 - 13:45 WIB

Wilayah Terdampak Abu Anak Krakatau di Bogor, Pelayanan Pemkab Dipastikan Berjalan Normal

Berita Terbaru