PT Gunung Raja Paksi TBK Ekspor Baja Yang Ramah Lingkungan ke Selandia Baru

- Penulis Berita

Rabu, 3 Agustus 2022 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cikarang – Produk baja PT Gunung Raja Paksi Tbk, (GRP) kembali mendapat pengakuan dunia internasional. Setelah melakukan ekspor ke Amerika Serikat senilai US$1 juta , produk baja buatan dalam negeri berhasil menembus pasar ekpor New Zealand. Di negara ini GRP dipercaya mensupply baja struktural untuk Projek Denudin Hospital dan sejumlah proyek lainnya.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan pemerintah dalam mengembangkan industri baja nasional selama ini. Sehingga PT. Gunung Raja Paksi Tbk bisa terus maju dan berkembang.” ujar Presiden Direktur PT GRP Abednedju Giovano Warani Sangkaeng dalam acara pelepas ekspor berlangsung di Cikarang.

Produk Baja GRP diperuntukan untuk proyek Rumah Sakit. Selain itu ada University Of Auckland, Bandara Auckland, Gedung Spark, Woolworths, IKEA, Bowen, Pusat Perbelanjaan Westfield, dan bebarapa lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan untuk fasilitas umum di negara itu, GRP juga mensuply kebutuhan baja untuk pembangunan gedung arsip Pemerintah Wellington, dan beberapa gedung di Wellington.  Selain itu juga Jembatan Wimakarrie, Arena Christchurch, Sejumlah Rumah Sakit, seperti Taranaki, Dunedin, dan hampir semua Rumah Sakit di New Zealand

Menurutnya, New Zealand dan Australia merupakan salah satu negara yang telah menerapkan Green Building untuk produk-produk impornya.

GRP mendapatkan Deklarasi Produk Lingkungan (EPD) berdasarkan international standards on Life Cycle Assessment (ISO 14040 : 2006 dan ISO 14044 : 2006). Mendapatkan sertifikasi EPD Southeast Asia atau EPD Australia. BRP juga diakui Green Building Council of Australia (GBCA) dan Infrastructure Sustainability Council of Australia (ISCA).

Selama ini GRP memandang penting menjaga stabilitas lingkungan dalam upayanya mengurangi dampak pemanasan global. Salah satu program ini adalah menanamkan berbagai macam tanaman agar sirkulasi udara di GRP.

Mother Of Industries

Argo menyadari industri baja memiliki peran strategis sebagai “mother of industries”. Berproduksi untuk memenuhi kebutuhan dan perkembangan sektor industri yang lainnya seperti sektor konstruksi, transportasi, alat berat elektronik dan lain-lain.

Industri baja juga merupakan salah satu komoditas unggulan dalam ekspor nonmigas. Industri baja menempati urutan ke 3 dengan total ekspor besi dan baja mencapai US$276 juta pada tahun 2021.

“Perusahaan terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produk dan berkomitment untuk terus meningkatkan volume ekspor baja. Target perusahaan untuk pencapaian ekspor ditahun 2022 adalah sebesar 20% dimana pada tahun 2021 total baru mencapai 5%.” tutup Argo.

Berita Terkait

Integrasi JITEX 2026 dan Business Matching ke-32 Buka Peluang Pasar dan Kolaborasi Bisnis
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Kodim 0507 Turun Bantu Warga
Ingin Jadi Distributor Skincare? Kenali Peluang Kemitraan Herbala
Cyvernix Indonesia Luncurkan Cyvernix Pro AI Marketplace untuk Mempermudah Akses Teknologi AI
Deliwafa Perluas Ekspansi, Hadirkan One Stop Shopping Fashion di Panglima Polim Jakarta Selatan
clippervideo.id: Senjata Utama Brand dalam Pertempuran Digital
clippervideo.id: Pilihan Tepat untuk Bisnis yang Ingin Naik Level
Menggali Potensi Bisnis Lewat Visual Kreatif clippervideo.id

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:23 WIB

Polda Banten Bongkar Praktik Penimbunan Solar Subsidi di Serang Modus Kencingan

Selasa, 29 September 2026 - 11:55 WIB

Satpol PP Razia Toko Kelontong di Terminal Cibinong, 1.482 Botol Miras Disita

Senin, 28 September 2026 - 11:43 WIB

Polisi Usut Kasus Viral Pria Diduga Transaksi Narkoba di Bogor yang Diamankan Warga

Jumat, 25 September 2026 - 10:43 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Anak di Bogor Bunuh Ayah Kandung Usai Ditegur Pulang Malam

Rabu, 23 September 2026 - 13:53 WIB

Kesaksian Korban Kebakaran di Kebayoran Lama, Api Membesar Saat Warga Beristirahat

Selasa, 22 September 2026 - 11:11 WIB

Polisi Selidiki Penyebab Puluhan Tank Kontainer Terbakar di NPCT1 Tanjung Priok

Jumat, 18 September 2026 - 16:19 WIB

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie

Jumat, 18 September 2026 - 10:57 WIB

Integrasi JITEX 2026 dan Business Matching ke-32 Buka Peluang Pasar dan Kolaborasi Bisnis

Berita Terbaru