WNA Ghana Bawa Pisau dan Balita Mengamuk di Supermarket Kalibata

- Penulis Berita

Rabu, 23 April 2025 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WNA Ghana dengan inisial KUV mengamuk di supermarket yang terletak di Kalibata City, Jakarta Selatan. Pihak kepolisian melaporkan bahwa KUV membawa sebuah pisau serta anaknya yang masih kecil saat beraksi di lokasi tersebut.

“KUV membawa pisau dan anak yang berusia empat tahun bersamanya,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, kepada wartawan pada Rabu (23/4/2025).

KUV berada di dalam supermarket setelah melarikan diri saat upaya mediasi oleh Polsek Pancoran, Imigrasi, dan petugas keamanan apartemen dilakukan. Ade Ary menjelaskan bahwa KUV juga sudah melakukan tindakan kekerasan sejak dari apartemennya.

Orang tersebut juga sempat memukul seorang pekerja apartemen bernama AM dengan menggunakan lampu. KUV memukul AM setelah ia berusaha menghentikan niat KUV untuk merusak lampu di koridor apartemen.

“WNA Ghana ini memukul saudara AM dengan lampu plastik yang mengakibatkan cedera pada telinga dan lehernya,” jelas Ade Ary.

Sebelumnya, Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menyatakan bahwa KUV diduga mengamuk dan melemparkan anaknya karena masalah yang berkaitan dengan keluarga. Pada saat kejadian, pelaku juga dalam keadaan sangat mabuk.

“Sebenarnya ini hanya masalah keluarga, dan dalam kondisi mabuk, ia kehilangan kontrol,” kata Mansur, selasa (22/4).

Baca Juga :  Hasto Dicecar KPK dalam Kasus Suap dan Perintangan Penyidikan

Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pria WNA Ghana ini sempat direkam oleh warga dan menjadi viral di media sosial. Dalam video yang viral itu, tampak si pria telanjang dada dan memakai celana pendek, berteriak serta merusak barang-barang di rak supermarket.

Petugas keamanan berusaha untuk menahan pelaku. Namun, ia malah melarikan diri sambil menyiram tubuhnya dengan minyak goreng di lokasi kejadian.

Kantor Imigrasi Jakarta Selatan juga ikut turun tangan untuk menyelidiki kejadian ini. Mereka saat ini bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memberikan sanksi yang sesuai kepada KUV.

Berita Terkait

Polda Banten Bongkar Praktik Penimbunan Solar Subsidi di Serang Modus Kencingan
Satpol PP Razia Toko Kelontong di Terminal Cibinong, 1.482 Botol Miras Disita
Polisi Usut Kasus Viral Pria Diduga Transaksi Narkoba di Bogor yang Diamankan Warga
Polisi Ungkap Kronologi Anak di Bogor Bunuh Ayah Kandung Usai Ditegur Pulang Malam
Modus Tawaran Pekerjaan Subuh, Seorang Fotografer di Bogor Kena Tipu Daya Begal
Kesaksian Korban Kebakaran di Kebayoran Lama, Api Membesar Saat Warga Beristirahat
Polisi Selidiki Penyebab Puluhan Tank Kontainer Terbakar di NPCT1 Tanjung Priok
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:23 WIB

Polda Banten Bongkar Praktik Penimbunan Solar Subsidi di Serang Modus Kencingan

Selasa, 29 September 2026 - 11:55 WIB

Satpol PP Razia Toko Kelontong di Terminal Cibinong, 1.482 Botol Miras Disita

Senin, 28 September 2026 - 11:43 WIB

Polisi Usut Kasus Viral Pria Diduga Transaksi Narkoba di Bogor yang Diamankan Warga

Jumat, 25 September 2026 - 10:43 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Anak di Bogor Bunuh Ayah Kandung Usai Ditegur Pulang Malam

Rabu, 23 September 2026 - 13:53 WIB

Kesaksian Korban Kebakaran di Kebayoran Lama, Api Membesar Saat Warga Beristirahat

Selasa, 22 September 2026 - 11:11 WIB

Polisi Selidiki Penyebab Puluhan Tank Kontainer Terbakar di NPCT1 Tanjung Priok

Jumat, 18 September 2026 - 16:19 WIB

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie

Jumat, 18 September 2026 - 10:57 WIB

Integrasi JITEX 2026 dan Business Matching ke-32 Buka Peluang Pasar dan Kolaborasi Bisnis

Berita Terbaru