Sukses Terapkan Zero Waste, GRP Juga Produksi Green Aggregate

- Penulis Berita

Minggu, 28 Agustus 2022 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritajabodetabek.co.id, JAKARTA – Progres penerapan ini, Zero Waste Dan Green Environment perusahaan baja terbesar nasional PT. Gunung Raja Paksi Tbk, Sukes mengelola limbah pabrik jadi Green Aggregate, Yang bernilai tinggi.

Maka dari itu Presiden Direktur Gunung Raja Paksi Abednedju Giovano Warani Sangkeng, Pada Tanggal  26/8/2022. “Gunung Raja Paksi peduli pada lingkungan. Untuk itu, Kami memanfaatkan sisa limbah produksi pembuatan baja (Steel Slag) untuk dijadikan Green Aggregate. 

Inovasi ini (green aggregate ini bagian dari filosofi zero waste yang mendorong manusia untuk selalu bijak dalam memaksimalkan sumber daya, Hingga produk-produk bisa digunakan kembali,”  Ucapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain dia juga mengatakan, Akan membentuk ekonomi sirkul (circural economy). sebuah sistem ramah lingkungan ini yang dapat mempertahankan nilai material agar dapat digunakan berulang-ulang. Upaya tersebut merupakan bentuk implementasi program environment, social dan juga governance (ESG) perseroan.

Mengelola hal ini green aggregate, lanjut Argo, Steel Slag terlebih dahulu dipisahkan dan kemudian dihancurkan menjadi ukuran yang lebih kecil. Materia ini mengandung beberapa oksida, CaO, MgO, Fe₂O₃, MnO₂ dan juga SiO₂ yang bermanfaat bagi industri lain dan juga lingkungan.

“Kami memproduksi lima jenis green aggregate berdasarkan ukuran. Tipe pasir berukuran 0-4 mm, Tipe screening 4-8 mm dan 8-12 mm, Dan juga tipe split berukuran 12-20 dan juga 20-50 mm,”Jelasnya.

Sosial Media

Pembagian atas berbagai kategori ukuran tersebut, Jelas dia, Sehingga dapat menyesuaikan dengan industri pengguna. Contohnya, Produk yang sesuai untuk industri batako dan paving block adalah tipe pasir. Disisi lain industri beton ready mix dan kontraktor pekerjaan umum road base jalan bisa menggunakan tipe pasir, screaning, dan juga split.

Menurutnya Argo, Aplikasi pemnfaatan green aggregat sudah banyak dikembangkan di berbagai negara maju. Tak hanya bidang konstruksi, produk in juga bisa dimanfaatkan bidang lain, Seperti halnya pertanian.

“Silika pada green aggregate sangat baik sebagai media pupuk untuk meningkatkan figur tanaman dan juga daya tahan terhadap penyakit. Tak hanya itu berpori dan bersifat basa dan juga efektif dalam menetralisir keasaman tanah,” kata dia.

Green Aggregate berifat keras, tahn aus, adhesif, dan juga kasar. Untuk itu, lanjut argo, kualitas tak perlu diragukan lagi. “Penggunaan Green Aggregate bisa menjadi salah satu solusi yang tepat dan pembangunan dapat terus berlangsung tanpa merugikan lingkungan dan juga tanpa mengurangi kualitas si beton tersebut,”Pungkasnya.

Berita Terkait

Said Didu Bantah Sjafrie Terkait Kasus Satelit: Saat Proyek Berjalan, Sudah Tak Menjabat di Kemhan
Delapan Tahun Tak Berubah, Indeks Tukin Kemenhan dan TNI Naik Menjadi 90 Persen
Netizen Soroti Narasi yang Seret Kemhan dalam Isu Sitaan Emas dan Dolar
Kemhan Pastikan Insiden Kendaraan Dinas dan Ojol Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Sekjen Kemhan Hadiri Pengesahan Kerja Sama Pertahanan RI dengan Malaysia dan Turki
Kemhan Kaji Hibah Giuseppe Garibaldi Secara Cermat demi Kepentingan Strategis Nasional
Kemhan Dukung Kebijakan Presiden, Kesejahteraan Rakyat Dinilai Bagian dari Pertahanan Negara
Istana: TNI Turun Bantu Distribusi BBM di Sumut, Pasokan untuk Masyarakat Jadi Prioritas

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Said Didu Bantah Sjafrie Terkait Kasus Satelit: Saat Proyek Berjalan, Sudah Tak Menjabat di Kemhan

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:50 WIB

KKB Serang Kamp Pekerja di Tolikara, TNI Bergerak Lindungi Warga dan Cari Tiga Korban Hilang

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:25 WIB

Delapan Tahun Tak Berubah, Indeks Tukin Kemenhan dan TNI Naik Menjadi 90 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:07 WIB

Netizen Soroti Narasi yang Seret Kemhan dalam Isu Sitaan Emas dan Dolar

Senin, 27 Juli 2026 - 13:54 WIB

Kemhan Pastikan Insiden Kendaraan Dinas dan Ojol Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:27 WIB

Kemhan Kaji Hibah Giuseppe Garibaldi Secara Cermat demi Kepentingan Strategis Nasional

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:19 WIB

Kemhan Dukung Kebijakan Presiden, Kesejahteraan Rakyat Dinilai Bagian dari Pertahanan Negara

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:22 WIB

Istana: TNI Turun Bantu Distribusi BBM di Sumut, Pasokan untuk Masyarakat Jadi Prioritas

Berita Terbaru