Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Hari Ini, Hindari Bundaran HI dan Kawasan Sekitarnya pada Sore Hari

- Penulis Berita

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengguna jalan di Jakarta Pusat perlu mengantisipasi kepadatan pada Rabu, 28 Oktober 2026. Petugas menyiapkan rekayasa lalu lintas Jakarta secara situasional menyusul aksi #IndonesiaSadar yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) dan Komite SADAR. Aksi utama berlangsung di Bundaran HI pada pukul 14.00 WIB. Karena itu, warga yang berencana melintas di pusat kota pada sore hari sebaiknya mengatur ulang waktu dan rute perjalanan sejak pagi.

Titik yang Berpotensi Padat Hari Ini

Selain Bundaran HI sebagai titik utama, sejumlah kawasan lain juga berpotensi terdampak. Titik tersebut meliputi kawasan DPR/MPR, Monas, dan Tugu Tani. Kepadatan dapat meluas ke ruas di sekitarnya, terutama pada koridor Sudirman-Thamrin yang menjadi jalur utama menuju dan keluar dari pusat kota. Pengendara yang tidak memiliki keperluan mendesak di kawasan tersebut sebaiknya menunda perjalanan atau memilih rute lain.

Sementara itu, pergerakan massa dan kondisi kendaraan di lapangan akan menentukan seberapa luas dampaknya. Kepadatan pada satu ruas dapat merembet ke ruas berikutnya, terutama pada jam sibuk sore hari. Karena itu, informasi kondisi jalan yang diperbarui sepanjang hari menjadi penting bagi pengendara. Jangan hanya mengandalkan rencana awal, sebab situasi di lapangan dapat berubah dengan cepat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Bersifat Situasional

Pengaturan arus lalu lintas pada hari ini bersifat situasional sesuai kondisi lapangan. Artinya, petugas tidak memberlakukan pengalihan arus secara kaku sepanjang hari, melainkan petugas menyesuaikannya dengan kepadatan dan pergerakan di sekitar lokasi aksi. Petugas di lapangan akan mengatur arus kendaraan agar tetap berjalan dan meminimalkan antrean yang terlalu panjang. Pengendara harus mengikuti arahan petugas, bukan memaksakan jalur lain.

Baca Juga :  Moerahnie.com Pusat Utama Supplier Produk Import Terpercaya

Di samping itu, ruas Sudirman-Thamrin berpotensi padat karena posisinya yang menghubungkan banyak kawasan penting di Jakarta. Kendaraan dari arah selatan biasa melintasi ruas ini menuju pusat kota, dan sebaliknya. Ketika arus di Bundaran HI melambat, pengendara dapat merasakan dampaknya hingga ke ruas sebelum dan sesudahnya. Selanjutnya, pengendara dari arah luar pusat kota perlu memperhitungkan waktu tempuh yang lebih lama dari biasanya.

Imbauan untuk Pengendara

Warga sebaiknya memantau CCTV jalan sebelum berangkat. Langkah sederhana ini membantu pengendara mengetahui ruas mana yang sudah padat dan ruas mana yang masih relatif lancar. Selain itu, siapkan jalur alternatif sebelum memulai perjalanan, bukan setelah terjebak antrean. Jalur alternatif sebaiknya berada di luar koridor yang berpotensi padat, dengan tetap memperhatikan rambu dan arahan petugas di lapangan.

Pada sore hari, hindari kawasan Bundaran HI, Monas, dan DPR jika memungkinkan. Imbauan ini berlaku terutama bagi pengendara yang hanya melintas dan tidak memiliki keperluan di kawasan tersebut. Sementara itu, bagi warga yang tetap harus menuju pusat kota, aturlah waktu keberangkatan lebih awal dan beri jeda waktu yang cukup. Jangan lupa mengisi bahan bakar dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum berangkat.

Baca Juga :  Tiga Kapolda Terseret Skenario Ferdy Sambo, Polri: Jangan Dikait-kaitkan!

Pengguna transportasi umum juga perlu mengantisipasi perubahan waktu tempuh. Jadwal perjalanan dapat bergeser ketika arus di pusat kota melambat. Karena itu, berangkat lebih awal menjadi pilihan yang lebih aman, terutama bagi warga yang memiliki janji atau jadwal kerja pada sore hari. Pantau pula informasi resmi dari petugas lalu lintas agar tidak terjebak informasi yang belum terkonfirmasi.

Ganjil Genap Tetap Berlaku

Ganjil genap tetap berlaku pada hari ini di Jakarta. Aturan ini berlaku seperti biasa dan tidak berubah karena adanya aksi. Pada Rabu, 28 Oktober 2026, pelat genap yang bebas melintas, sedangkan kendaraan dengan pelat ganjil perlu menyesuaikan aturan yang berlaku. Pengendara harus tetap mematuhi ketentuan ini, di samping mematuhi arahan petugas di lapangan.

Rencanakan Perjalanan Sore Anda

Rekayasa lalu lintas Jakarta pada hari ini menuntut perencanaan yang lebih matang dari biasanya. Periksa kondisi jalan sebelum berangkat, siapkan jalur alternatif, dan hindari kawasan yang berpotensi padat pada sore hari. Dengan perencanaan yang baik, perjalanan tetap bisa berjalan lebih lancar, meski pusat kota menghadapi kepadatan. Keselamatan dan ketertiban di jalan tetap menjadi prioritas utama bagi semua pengguna jalan.

Sumber Berita : TMC Polda Metro Jaya, BEM UI, Komite SADAR

Berita Terkait

Hujan Jabodetabek Hari Ini, Jawa Barat Siaga Hujan Lebat dan Warga Diimbau Waspada Genangan
Kebakaran Tamansari Jakarta Barat, 14 Rumah Hangus dan 30 KK Terdampak
DKI dan Bekasi Perpanjang Kerja Sama Bantargebang Lima Tahun, Rp362 Miliar untuk Warga
Warga Serpong Lagoon Tuntut Kompensasi Rp539,8 Juta dari Pengelola Air, Tenggat 27 Oktober 2026
Rekap Jakarta Running Festival dan Konser Ye, Proyeksi Ekonomi Rp150 Miliar dan Hotel Senayan-Sudirman Hampir Penuh
Polisi Buru WNA Pengendali Etomidate Rp2,8 Miliar di PIK, 400 Unit Dikemas Mirip Kopi
Operasi Modifikasi Cuaca Jakarta Dimulai Hari Ini Jelang Jakarta Running Festival dan Konser Ye
Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran Berakhir Tertib, Lalin Tugu Tani Sempat Macet Parah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Hujan Jabodetabek Hari Ini, Jawa Barat Siaga Hujan Lebat dan Warga Diimbau Waspada Genangan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Hari Ini, Hindari Bundaran HI dan Kawasan Sekitarnya pada Sore Hari

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Kebakaran Tamansari Jakarta Barat, 14 Rumah Hangus dan 30 KK Terdampak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:24 WIB

DKI dan Bekasi Perpanjang Kerja Sama Bantargebang Lima Tahun, Rp362 Miliar untuk Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Warga Serpong Lagoon Tuntut Kompensasi Rp539,8 Juta dari Pengelola Air, Tenggat 27 Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Polisi Buru WNA Pengendali Etomidate Rp2,8 Miliar di PIK, 400 Unit Dikemas Mirip Kopi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Operasi Modifikasi Cuaca Jakarta Dimulai Hari Ini Jelang Jakarta Running Festival dan Konser Ye

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran Berakhir Tertib, Lalin Tugu Tani Sempat Macet Parah

Berita Terbaru