BMKG Prediksi Hujan Es di Depok Terjadi Sampai Awal Oktober

- Penulis Berita

Minggu, 26 September 2021 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rated 5 out of 5

BMKG Prediksi Hujan Es di Depok Terjadi Sampai Awal Oktober

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan soal hujan es yang terjadi lagi di Kota Depok kurang dari sepekan. Menurut BMKG, fenomena ini merupakan fenomena di masa transisi.

“(Diperkirakan akan terjadi) sampai memasuki musim hujan. Fenomena tersebut lebih sering terjadi pada periode transisi dari musim kemarau ke hujan,” ucap Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Bogor Indra Gustari, Minggu (26/9/2021).

Menurut Indra, kemungkinan fenomena hujan es di Depok akan terjadi sampai Oktober. Fenomena ini akan berhenti ketika memasuki musim hujan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi, potensinya sampai awal bulan Oktober, seiring dengan awal musim yang sudah masuk di daerah tersebut,” katanya.

Masyarakat Depok pun diminta waspada karena hujan es mungkin memiliki daya rusak.

“Kalau ukurannya cukup besar, bisa merusak. Jika menimpa material yang tidak kuat, dapat menimbulkan kerusakan, misalnya pada atap rumah atau tanaman,” katanya.

Diketahui, hujan mengguyur Kota Depok, Minggu (26/9/2021). Butiran es ikut turun bersamaan dengan air hujan. Fenomena ini sudah 2 kali terjadi dalam sepekan.

Hujan disertai butiran es terjadi di Kampung Serab, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, sekitar pukul 16.00 WIB. Pletak-pletok! Butiran es sebesar kelereng jatuh ke genting dan jalanan.

Penyebab Terjadinya Hujan Es dan Puting Beliung di Depok

Diketahui, pada Selasa (21/9), terjadi hujan es disertai angin kencang. BMKG menyebut hujan angin dan hujan es merupakan fenomena menjelang musim hujan.

“Hujan es dan puting beliung lebih sering terjadi menjelang dan awal musim hujan. Saat radiasi matahari kuat sampai permukaan bumi dan uap air di atmosfer juga sudah mulai tinggi,” kata Indra Gustari, saat dihubungi, Rabu (22/9).

Menurut Indra, fenomena itu terjadi pada waktu-waktu tertentu. Khususnya pada siang atau sore.

“Kedua fenomena tersebut umumnya terjadi pada siang atau sore hari yang diawali dengan berkembangnya awan konvektif yang kuat,” katanya.

Berita Terkait

Gempa Dengan Kekuatan 4,1 Mengguncang Bogor, Getaran Terasa Sampai Jakarta
Perkiraan Cuaca Hari Ini 16 Oktober 2023 Jabodetabek, Wilayah Depok dan Bogor Diguyur Hujan
Sopir Ngeyel Berujung Angkot Depok Tertabrak KRL Usai Nyangkut di Rel
Kasus Istri Korban KDRT Jadi Tersangka Ditunda Penanganannya dan Ditujukan untuk Restorative Justice
Heboh Aksi Tudingan Tio Pakusadewo Mengenai Lapas , Netizen Bersuara : Lebay Ah !!
Seputar Informasi Tentang Mudik Tahun 2023 Terbaru
Wow !! Rilis Model Baru Raingel Footwear Chechnya Diskon Hingga 65% Hanya di bulan Februari 2023
Penganiaya Wanita Petugas SPBU Tangerang Minta Maaf, Kasus Selesai Damai

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 15:01 WIB

Editing yang Mendukung Cerita Brand Lebih Kuat bersama clippervideoid

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:59 WIB

clippervideo.id Membantu Brand Mengoptimalkan Konten yang Sudah Ada

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:52 WIB

Konten Lebih Terarah dengan Sistem Editing yang Tepat bersama clippervideo.id

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:43 WIB

Clippervideo.id: Pendekatan Praktis untuk Kebutuhan Konten Digital

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:30 WIB

Strategi Editing Cerdas agar Konten Tidak Kehilangan Identitas bersama ClipperVideo.id

Senin, 12 Januari 2026 - 15:43 WIB

clippervideoid: Solusi Editing untuk Brand dengan Target Jelas

Senin, 12 Januari 2026 - 15:33 WIB

Mengubah Proses Konten yang Rumit Jadi Lebih Sederhana bersama clippervideoid

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:00 WIB

Strategi Visual Cerdas untuk Konten Modern bersama clippervideo.id

Berita Terbaru

clipper video

Clippervideo.id: Pendekatan Praktis untuk Kebutuhan Konten Digital

Kamis, 15 Jan 2026 - 14:43 WIB