Plt Bupati Minta Lokasi Wisata Rawan Bencana di Bogor Didata

- Penulis Berita

Kamis, 20 Oktober 2022 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

beritajabodetabek, Jakarta – Cuaca ekstrem sedang melanda kawasan Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar), dalam beberapa waktu belakangan. Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan meminta pengelola wisata di Kabupaten Bogor mulai mendata lokasi yang rawan terjadi bencana.
Selain itu, dia meminta agar pendataan wisatawan dilakukan secara transparan. Setiap kegiatan wisata, lanjut Iwan, harus dilaporkan jumlah pesertanya.

“Saya sudah berkali-kali dan juga disampaikan bahwa pelaku wisata dan kemarin saya di Cisarua ada Danramil, Camat, Kapolsek, itu dia minta diiventarisasi. Intinya, dari yang rawan longsor dan banjir ya harus, pelaku pelaksana wisata atau pengelola wisata harus melaporkan jumlahnya yang di kegiatan itu,” kata Iwan kepada wartawan, Rabu (19/10/2022).

Baca Juga : Internet Kota Bekasi Paling Ngebut di Indonesia

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rencananya, dia akan membuat surat edaran yang mengatur kegiatan wisata dengan mewaspadai bencana. Dia ingin agar pemerintah juga proaktif dalam pengelolaan wisata.

“Ini kan menjadi dasar kita membuat edaran cuaca ekstrem, ya kita harus lebih proaktif untuk masuk ya ke dalam manajerial pengelola wisata,” ungkapnya.

“Bukan dilarang ya, melihat situasi tempat, yang ekstrem yang mana, yang rawan, yang bahaya, itu bisa dilihat. Tapi kalau kegiatan (indoor), kan ada tuh kegiatan-kegiatan di dalam ruangan. Tempat aman sih, nggak masalah,” paparnya.

Iwan juga meminta agar pemandu di kawasan wisata bekerja lebih maksimal. Sebab, banyak wisatawan yang belum mengetahui medan di lokasi wisata.

Dia juga meminta pengelola wisata agar tidak merasa resah apabila ada pihak pemerintah maupun aparat yang datang ke lokasi. Hal itu dilakukan untuk memastikan kegiatan operasional wisata berjalan baik.

“Jadi bagi pengelola wisata ini, jangan heran kalau ada aparat desa, kecamatan, kepolisian itu masuk untuk melihat,” ucapnya.

sumber : Detik.com

Berita Terkait

Gempa Dengan Kekuatan 4,1 Mengguncang Bogor, Getaran Terasa Sampai Jakarta
Musim Kemarau, Warga Berupaya Cari Air Malah Nyembur Gas dari Sumur Bor Bogor
Pemkab Bogor Singgung Istri Camat yang Campuri Urusan Dinas Sang Suami
Ayah Bejat di Bogor Perkosa Anak Sendiri Selama 4 Tahun
Pemerintah Kabupaten Bogor Lakukan Cek Pencemaran Sungai di Cileungsi Hari ini
Perkiraan Cuaca Hari Ini 16 Oktober 2023 Jabodetabek, Wilayah Depok dan Bogor Diguyur Hujan
Viral: Ibu Diusir dari KRL karena Anak Rewel, KCI Ungkap Faktanya
Viral! Kantor Notaris di Bogor Dibobol Maling, 88 Lembar Sertifikat Raib

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Said Didu Bantah Sjafrie Terkait Kasus Satelit: Saat Proyek Berjalan, Sudah Tak Menjabat di Kemhan

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:50 WIB

KKB Serang Kamp Pekerja di Tolikara, TNI Bergerak Lindungi Warga dan Cari Tiga Korban Hilang

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:25 WIB

Delapan Tahun Tak Berubah, Indeks Tukin Kemenhan dan TNI Naik Menjadi 90 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:07 WIB

Netizen Soroti Narasi yang Seret Kemhan dalam Isu Sitaan Emas dan Dolar

Senin, 27 Juli 2026 - 13:54 WIB

Kemhan Pastikan Insiden Kendaraan Dinas dan Ojol Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:27 WIB

Kemhan Kaji Hibah Giuseppe Garibaldi Secara Cermat demi Kepentingan Strategis Nasional

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:19 WIB

Kemhan Dukung Kebijakan Presiden, Kesejahteraan Rakyat Dinilai Bagian dari Pertahanan Negara

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:22 WIB

Istana: TNI Turun Bantu Distribusi BBM di Sumut, Pasokan untuk Masyarakat Jadi Prioritas

Berita Terbaru