Musim Kemarau, Warga Berupaya Cari Air Malah Nyembur Gas dari Sumur Bor Bogor

- Penulis Berita

Jumat, 27 Oktober 2023 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beirtajabodetabek, Jakarta – Warga Desa Pasirlaja, Sukaraja Kabupaten Bogor Jawa Barat berupaya mencari air pada saat musim kemarau dengan mencoba menggali sumur hingga mencapai kedalaman sekitar 130 meter dengan harapan menemukan sumber air baru. Namun tidak disangka-sangka ternyata malah semburan gas yang muncul dari lubang galian itu.

Semburan gas bercampur air yang mencapai tinggi hingga 50 meter itu terjadi pada saat dilakukan pekerjaan pembuatan sumur bor oleh warga disekitaran bangunan tempat indekos Rabu (11/10).

“Pengeboran ini dilakukan kurang lebih sebulan, tidak dapat air, dengan kedalaman kurang lebih 130 meter,” kata Kapolsek Sukaraja Kompol Birman Simanullang dilansir Antara, Rabu (12/10/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia pun mengatakan, bahkan sebelumnya telah dilakukan pengeboran hingga para pekerja mulai putus asa dan mengemas peralatan mereka. Tetapi tiba-tiba saja air yang bercampur dengan gas menyembur tinggi keluar dari lubang galian tanpa henti.

Birman telah memastikan bahwa warga sekitar sudah dievakuasi ke temppat yang aman guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi rasa keingin tahuan para warga yang berkemungkinan akan membahayakan.

“Ini kebetulan ada pagar. Jadi kita tutup semua, tidak ada masyarakat lalu lalang. Yang tinggal di sini sudah mengerti. Jadi keselamatan yang diutamakan,” kata Birman.

Dilaporkan juga tercatat ada sekitar 52 orang mengungsi akibat semburan gas tersebut. Dan juga untuk sementara waktu, area semburan gas dikosongkan guna mencegah adanya korban.

“Korban mengungsi 39 pintu kontrakan dengan jumlah ada 52 orang, yang diungsikan di kerabat terdekat,” kata staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaluddin dalam penjelasannya, Rabu (11/10/2023).

Gas bercampur air tersebut masih menyembur keluar di lokasi. Dia pun mengatakan kalau kejadian ini diperlukan penanganan tingkat lanjut dariu pihak terkait mengenai pengecekan kandungan gas dan zat kimia di lokasi.

“Situasi belum kondusif dan penghuni kontrakan saat ini tidak diperbolehkan kembali karena area akan disterilkan,” jelasnya.

Dapatkan berita terbaru dan terupdate di google news hanya disini

Berita Terkait

Transjakarta Tegaskan Kartu Layanan Gratis Tidak Diperjualbelikan kepada Masyarakat
Official Apparel Tim Indonesia Asian Games 2026 Resmi Hadir, Angkat Identitas Nusantara
Pramono Pastikan Lonjakan Harga Cabai Tak Ganggu Inflasi Jakarta
Kebakaran Kios di Halim Perdanakusuma Berhasil Dipadamkan oleh Petugas Gulkarmat
Polisi Kejar Komplotan Pembacok Pria di Koja Jakarta Utara
Ada Demo Buruh di Jakarta Hari Ini, Massa Suarakan 11 Tuntutan ke Pemerintah
Brimob Polda Metro Jaya Tangkap Tiga Pelaku Perampasan Ponsel di Jakbar
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Kodim 0507 Turun Bantu Warga

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:53 WIB

Transjakarta Tegaskan Kartu Layanan Gratis Tidak Diperjualbelikan kepada Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 16:12 WIB

Official Apparel Tim Indonesia Asian Games 2026 Resmi Hadir, Angkat Identitas Nusantara

Selasa, 15 September 2026 - 11:44 WIB

Pramono Pastikan Lonjakan Harga Cabai Tak Ganggu Inflasi Jakarta

Senin, 14 September 2026 - 13:49 WIB

Kebakaran Kios di Halim Perdanakusuma Berhasil Dipadamkan oleh Petugas Gulkarmat

Jumat, 11 September 2026 - 11:24 WIB

Polisi Kejar Komplotan Pembacok Pria di Koja Jakarta Utara

Rabu, 9 September 2026 - 11:36 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Tangkap Tiga Pelaku Perampasan Ponsel di Jakbar

Selasa, 8 September 2026 - 11:57 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Kodim 0507 Turun Bantu Warga

Senin, 7 September 2026 - 13:45 WIB

Wilayah Terdampak Abu Anak Krakatau di Bogor, Pelayanan Pemkab Dipastikan Berjalan Normal

Berita Terbaru