Rekayasa Lalu Lintas di Puncak Bogor Diperpanjang hingga 1 Mei

- Penulis Berita

Kamis, 27 April 2023 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Source : CNNIndonesia.com

Source : CNNIndonesia.com

Beritajabodetabek, Jakarta – Kepolisian Resor Bogor akan memperpanjang penerapan rekayasa lalu lintas di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat hingga libur panjang Hari Buruh pada Senin, 1 Mei 2023. Menurut KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, pemberlakuan rekayasa lalu lintas ini mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan nomor 84 tahun 2021. “Berarti untuk long weekend itu memang kami tetap (rekayasa lalin), karena memang Sabtu, Minggu, Senin itu long weekend karena tanggal 1 Mei itu libur nasional,” kata Ardian mengutip Antara, Kamis (27/4).

Ardian menjelaskan bahwa pihak kepolisian akan memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap kendaraan dan sistem satu arah atau one way secara situasional di Jalur Puncak. “Pelaksanaannya situasional melihat arus di Puncak. Apabila ganjil genap tetap meriah, one way juga akan kami terapkan, one way ke atas pagi hari, dan one way ke bawah siang hari,” terang Ardian.

Tujuan dari pemberlakuan rekayasa lalu lintas tersebut adalah untuk mengurai kepadatan volume kendaraan seperti yang terjadi selama libur Lebaran 1444 Hijriah. Ardian mengungkapkan bahwa selama momentum libur Lebaran pada Selasa (18/4) hingga Senin (24/4), sebanyak 430.066 kendaraan memasuki kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. “Sebanyak 430.066 kendaraan terdiri atas 166.995 kendaraan roda dua, 259.244 kendaraan roda empat, dan 3.827 bus,” papar Ardian.

Volume kendaraan di Jalur Puncak meningkat drastis setelah Hari Raya Idul Fitri. Paling banyak terjadi pada hari Senin (24/4) yang mencapai 83.313 kendaraan. Sedangkan paling sedikit yaitu sebelum Lebaran, tepatnya pada hari Rabu (19/4), 48.593 kendaraan. Dengan adanya penerapan rekayasa lalu lintas, diharapkan volume kendaraan dapat terkendali dan arus lalu lintas menjadi lebih lancar.

Dapatkan berita terbaru dan terupdate di google news hanya disini

Berita Terkait

Said Didu Bantah Sjafrie Terkait Kasus Satelit: Saat Proyek Berjalan, Sudah Tak Menjabat di Kemhan
KKB Serang Kamp Pekerja di Tolikara, TNI Bergerak Lindungi Warga dan Cari Tiga Korban Hilang
Delapan Tahun Tak Berubah, Indeks Tukin Kemenhan dan TNI Naik Menjadi 90 Persen
Netizen Soroti Narasi yang Seret Kemhan dalam Isu Sitaan Emas dan Dolar
Kemhan Pastikan Insiden Kendaraan Dinas dan Ojol Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Sekjen Kemhan Hadiri Pengesahan Kerja Sama Pertahanan RI dengan Malaysia dan Turki
Kemhan Kaji Hibah Giuseppe Garibaldi Secara Cermat demi Kepentingan Strategis Nasional
Kemhan Dukung Kebijakan Presiden, Kesejahteraan Rakyat Dinilai Bagian dari Pertahanan Negara

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Said Didu Bantah Sjafrie Terkait Kasus Satelit: Saat Proyek Berjalan, Sudah Tak Menjabat di Kemhan

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:50 WIB

KKB Serang Kamp Pekerja di Tolikara, TNI Bergerak Lindungi Warga dan Cari Tiga Korban Hilang

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:25 WIB

Delapan Tahun Tak Berubah, Indeks Tukin Kemenhan dan TNI Naik Menjadi 90 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:07 WIB

Netizen Soroti Narasi yang Seret Kemhan dalam Isu Sitaan Emas dan Dolar

Senin, 27 Juli 2026 - 13:54 WIB

Kemhan Pastikan Insiden Kendaraan Dinas dan Ojol Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:27 WIB

Kemhan Kaji Hibah Giuseppe Garibaldi Secara Cermat demi Kepentingan Strategis Nasional

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:19 WIB

Kemhan Dukung Kebijakan Presiden, Kesejahteraan Rakyat Dinilai Bagian dari Pertahanan Negara

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:22 WIB

Istana: TNI Turun Bantu Distribusi BBM di Sumut, Pasokan untuk Masyarakat Jadi Prioritas

Berita Terbaru