Gunung Raja Paksi Izin Untuk Ekspor 700 Ton Baja ke Srilangka dan Australia? Ini Tanggapan Mendag

- Penulis Berita

Jumat, 12 Agustus 2022 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Raja Paksi Tbk  ekspor baja ke srilangka dan australia

Gunung Raja Paksi Tbk ekspor baja ke srilangka dan australia

Mendag ( Menteri Perdagangan ) pada Kamis (31/01) menyetujui ekspor baja sebanyak 700 ton dari Bekasi ke Sri Lanka, Australia, dan Jawa Barat. Secara total, 300 ton baja struktural dan 400 ton pelat baja diekspor ke Australia.

Mendag melaporkan bahwa masih ada peluang bagi pelaku ekonomi Indonesia untuk memanfaatkannya di tengah perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Salah satu pelaku ekonomi yang memanfaatkan peluang ini adalah PT. Gunung Raja Paksi (GRP) adalah anggota dari Gunung Steel Group (GSG).

Gunung Steel Group (GSG) mempekerjakan lebih dari 5.000 orang dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 2,8 juta ton.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“GSG bisa memanfaatkan peluang ini dengan menandatangani MoU ekspor. Kami banyak suplai dari China, dan kami ingin mendorong mereka untuk terus tumbuh,” katanya dalam rilis ekspor.

Gunung Raja Paksi

Mendag mengatakan, ekspor baja Indonesia meningkat 72,4% tahun lalu merupakan kabar baik.

Tujuan ekspor lainnya termasuk Amerika Serikat, terutama Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani antara Hanwa American Corp dan Gunung Steel Group untuk mengekspor 50.000 ton batang baja.

Sekda terus mendorong pelaku ekonomi seperti PT. Gunung Raja Paksi merupakan mitra kunci pemerintah dalam mendorong perkembangan perekonomian Indonesia. Terutama dalam mendukung kebijakan perdagangan luar negeri di zona riil yang terus mendorong ekspor.

Sosial Media

Pabrik baru akan memungkinkan industri untuk meningkatkan kapasitas dan mengurangi biaya produksi untuk bahan baku utama berupa slab yang terbuat dari penyerapan sumber bijih besi lokal, katanya.

“ Sarana blast furnace itu buat nambah row material, dapat hingga 1, 5 juta ton. Sepanjang ini row material kami beli dari scrab. Jika dibuat sendiri dengan blast furnace tadi, otomatis dapat penuhi row material kami. Dengan demikian efisiensi kita, cost of production, jauh lebih baik,” kata Alouisius Maseimilian.

Alouisius meningkat, total volume ekspor PT GRP tahun 2018 mencapai 56.500 ton. “Tahun ini kami ingin naikkan 30%. Artinya, kita sudah mengamankan sebagian pasar ekspor negara tujuan.

Berbagai upaya Kementerian Perdagangan untuk meningkatkan daya saing dan pangsa pasar ekspor. Di Indonesia antara lain melalui negosiasi dan inisiasi perjanjian perdagangan bebas, pengembangan negara nontradisional seperti Afrika, Asia Selatan, Timur Tengah, Eurasia dan Amerika Latin, termasuk diversifikasi pasar dengan membidik pasar.

Tidak hanya itu, dengan menerapkan keamanan perdagangan baik di dalam negeri maupun internasional, memfasilitasi perdagangan dengan menyederhanakan kebijakan perizinan perdagangan, pengembangan produk dan ekspor sumber daya manusia. Alouisius Maseimilian, CEO

PT GRP, optimistis kinerja industri dapat terus tumbuh, terutama dengan commissioning pabrik blast furnace pada paruh kedua tahun 2019.

Berita Terkait

Brimob Polda Metro Jaya Tangkap Tiga Pelaku Perampasan Ponsel di Jakbar
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Kodim 0507 Turun Bantu Warga
Kebakaran Sampah di Pisangan Tangsel Belum Padam Lebih dari 24 Jam, 8 Unit Damkar Dikerahkan
600 Personel dan Helikopter Jepang Dikerahkan ke Indonesia, Sjafrie: Negara Sahabat Turun Bantu Karhutla
Persiapan Timnas Indonesia untuk Pertandingan Melawan China dan Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Warga Bekasi Barat Dikejutkan Penemuan Mayat Bayi di Kali Cakung
Ingin Viral Di Sosial Media? Aplikasi Ini Jadi Jawabannya!
Tips Aman dan Nyaman Beraktivitas di Musim Hujan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:36 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Tangkap Tiga Pelaku Perampasan Ponsel di Jakbar

Selasa, 8 September 2026 - 11:57 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Kodim 0507 Turun Bantu Warga

Senin, 7 September 2026 - 13:45 WIB

Wilayah Terdampak Abu Anak Krakatau di Bogor, Pelayanan Pemkab Dipastikan Berjalan Normal

Jumat, 4 September 2026 - 14:22 WIB

Kebakaran Sampah di Pisangan Tangsel Belum Padam Lebih dari 24 Jam, 8 Unit Damkar Dikerahkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Ingin Jadi Distributor Skincare? Kenali Peluang Kemitraan Herbala

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Said Didu Bantah Sjafrie Terkait Kasus Satelit: Saat Proyek Berjalan, Sudah Tak Menjabat di Kemhan

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:50 WIB

KKB Serang Kamp Pekerja di Tolikara, TNI Bergerak Lindungi Warga dan Cari Tiga Korban Hilang

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:25 WIB

Delapan Tahun Tak Berubah, Indeks Tukin Kemenhan dan TNI Naik Menjadi 90 Persen

Berita Terbaru