Sejarah GRP Dari Awal Hingga Di Sebut 3 Human Steel

- Penulis Berita

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 00:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejarah GRP Dari Awal Hingga Di Sebut 3 Human Steel

Gunung Raja Paksi (GRP) Terbentuk dari sebuah mimpi yang sama dan bertujuan menginginkan Indonesia lepas dari keterkaitan produki baja ekspor. 

Kamarudin T, Margareth L, dan Djamaludin T. Bukan hal yang mudah bagi mereka untuk bisa mencapai apa yang mereka dapatkan saat ini. Sejarah GRP Tbk dan GSP (Gunung Steel Group) dimulai dari langkah percaya diri dan memiliki Visi Misi yang sama. 

Di usia yang muda 3 Human Steel membangun pabrik di Medan. Awal mula nama besar PT Gunung Raja Paksi Tbk ini bernama PT Gunung Gahapi dan memproduksi industri peleburan baja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tahap pertama, Dalam perjalanan mereka memiliki mesin Electric Arc Furnace (EAF) dengan daya tampung mencapai 5 TON. Bermodalkan tekat yang kuat dan dukungan dari keluarga, begitupun juga pemerintah Sumatera Utara dan Bank Bumi Daya Mengsupport untuk mereka agar tetap terus melangkah. 

Yakni mendatangkankan mesin penggiling baja dari jepang pada tahun 1972. dengan mesin barunya ini mereka bisa memproduksi baja dengan volume 500 TON.

Dari setiap langkah-langkah yang mereka ambil benar benar dengan Hati-Hati ,penuh perhitungan, dan berdasarkan riset. dan tak lama kemudian, PT Gunung Gahapi melakukan pengembangan ke Jawa lewat PT Gunung Garuda yang didirikan di daerah Cikarang Barat. 

para Pendiri juga menjunjung tinggi nilai-nilai kehormatan, transparan, akuntabilitas, dan profesionalisme dan juga menerapkan kualitas standar global.

Mereka bertiga masih merasa kurang dengan apa yang di hasilkannya, Maka dari itu mereka terus mencari ilmu hingga ke banyak Negara, rajin bertukar pikiran dengan public figur di industri baja. 

Hingga mereka melakukan observasi mengenai perkembangan teknologi manufaktur baja di negara tetangga. Seperti contohnya, Ketika Djamaludin terlibat dalam The Indonesian Iron and Steel Industry (IISIA)

Karna hal itu melahirkan IDE yang membuat PT Gunung Garuda mengolah H-Beam (1986), ditambah PT Gunung Raja Paksi yang memproduksi steel plate, iron concrete, round bars, deformed bars, wire rods, dan juga hot rolled coil pada tahun 1991.

Kini PT Gunung Raja Paksi sampai dimomment transisi kepemimpinan. Tugas pertama mengelola dan membangun GRP hampir Selesai. Di masa sekarang Gunung Raja Paksi (GRP) memiliki generasi kepemimpinan yang terlibat sejak muda, dan yang pastinya manajement keluarga akan lebih professional. 

Diyakini menghirup angin segar, bahwasannya generasi kepemimpinan kedua ini akan terus membangun dan berkontribusi kea rah yang lebih baik lagi bagi negri.

Berita Terkait

Kebakaran Kios di Halim Perdanakusuma Berhasil Dipadamkan oleh Petugas Gulkarmat
Polisi Kejar Komplotan Pembacok Pria di Koja Jakarta Utara
Ada Demo Buruh di Jakarta Hari Ini, Massa Suarakan 11 Tuntutan ke Pemerintah
Brimob Polda Metro Jaya Tangkap Tiga Pelaku Perampasan Ponsel di Jakbar
Polisi Selidiki Pemalakan Sopir Pikap di Semper Jakut, Pelaku Diduga Pakai Senjata Tajam
Said Didu Bantah Sjafrie Terkait Kasus Satelit: Saat Proyek Berjalan, Sudah Tak Menjabat di Kemhan
Delapan Tahun Tak Berubah, Indeks Tukin Kemenhan dan TNI Naik Menjadi 90 Persen
Netizen Soroti Narasi yang Seret Kemhan dalam Isu Sitaan Emas dan Dolar

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:49 WIB

Kebakaran Kios di Halim Perdanakusuma Berhasil Dipadamkan oleh Petugas Gulkarmat

Jumat, 11 September 2026 - 11:24 WIB

Polisi Kejar Komplotan Pembacok Pria di Koja Jakarta Utara

Kamis, 10 September 2026 - 11:35 WIB

Ada Demo Buruh di Jakarta Hari Ini, Massa Suarakan 11 Tuntutan ke Pemerintah

Rabu, 9 September 2026 - 11:36 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Tangkap Tiga Pelaku Perampasan Ponsel di Jakbar

Selasa, 8 September 2026 - 11:57 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Kodim 0507 Turun Bantu Warga

Jumat, 4 September 2026 - 14:22 WIB

Kebakaran Sampah di Pisangan Tangsel Belum Padam Lebih dari 24 Jam, 8 Unit Damkar Dikerahkan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:09 WIB

600 Personel dan Helikopter Jepang Dikerahkan ke Indonesia, Sjafrie: Negara Sahabat Turun Bantu Karhutla

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Ingin Jadi Distributor Skincare? Kenali Peluang Kemitraan Herbala

Berita Terbaru