Zona Merah di Kota Bekasi Hanya Tersisa Satu RT – Dilarang Masuk !!

- Penulis Berita

Minggu, 25 Juli 2021 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rated 5 out of 5

Zona Merah di Kota Bekasi Hanya Tersisa Satu RT!!!

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menyebut angka penyebaran Covid-19 di wilayahnya mulai bergerak lambat. Zona merah Covid-19 di Kota Bekasi kini hanya menyisakan satu Rukun Tetangga (RT). 

Satu RT zona merah itu berada di wilayah Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Medan Satria. Adapun ribuan RT kini berstatus zona hijau, kuning, dan orange.

Berdasarkan Data Kriteria Zona Pengendalian Kasus Covid-19 di Kota Bekasi melalui tingkat RT, sebanyak 7.135 RT di 12 kecamatan yang ada di Kota Bekasi memiliki kriteria dalam pengendalian Covid-19. Wilayah tersebut sudah ditandai baik zona hijau, orange, kuning, dan merah agar, memudahkan dalam pengendalian virus corona.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian agar menjaga aktifitas di tengah – tengah PPKM yang berlaku, dan selalu menghindari kerumunan yang terjadi.

”Hari ini menyisakan 1 wilayah RT saja yang masuk ke dalam zona merah. Jadi PPKM Level 4 kita fokuskan di tingkatan RT,” ujar Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di RSD Stadion Patriot Candrabhaga, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jumat (23/7/2021).

Saat ini, kata dia, zona hijau di Kota Bekasi sebanyak 5.531 RT, zona orange sebanyak 104 RT, dan zona kuning 1.499 RT. Sedangkan data yang masuk hingga Jumat (23/7) siang, warga Bekasi yang terkonfirmasi Covid-19 berada di angka 74.998 kasus. Untuk kasus aktif sebanyak 7.127, angka kesembuhan 66.900, dan angka kematian 971 orang.

Rahmat menegaskan, dalam penerapan PPKM Level 4 di wilayahnya akan difokuskan pada tingkatan RT dan RW. Dengan penerapan ditingkatan RT dan RW tersebut, bisa memudahkan untuk mengurai tingkat penyebaran Covid-19. 

kemudian pihak setempat telah memberlakukan pembatasan area kerumunan dan kendaraan, guna untuk mengurangi aktifitas yang terjadi pada saat PPKM berlangsung. RT dan RW juga menghimbau para warganya untuk siaga covid, dikarenakan semakin tingginya angka penyebaran covid 19

”Kalau saya tetap itu, karena memang cara paling mudah untuk mengurai penyebaran dari tingkat RT RW,” ungkapnya.

Sebelum ada penerapan PPKM, pemerintah setempat sudah terlebih dahulu menerapkan aturan pembatasan di tingkat RT dan RW. ”Kita sejak awal sudah siaga penyebaran Covid-19 di tingkat RT/RW, sampai kita buat dalam penyebaran ini disebut Darurat RW dan kita namai dalam penanganannya dengan sebutan RW Siaga,” tukasnya.

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Kodim 0507 Turun Bantu Warga
Warga Bekasi Barat Dikejutkan Penemuan Mayat Bayi di Kali Cakung
Masa Depan Pekerjaan Jarak Jauh: Tren dan Prediksi untuk 2025
9 dari 11 Tersangka Penembakan di Bekasi Ditahan Polisi, 2 Sisanya Sudah Masuk DPO
Perkiraan Cuaca Hari Ini 16 Oktober 2023 Jabodetabek, Wilayah Depok dan Bogor Diguyur Hujan
Polisi Mengecek Video Viral Pembubaran Ibadah oleh Ketua RT di Tambun
SPG Mobil Diperkosa dan Ditinggalkan di Kebun oleh Perampok, Kondisi Memprihatinkan
Tak Terima Ditolak Karyawati untuk Staycation, Manajer Kosmetik Cikarang Lakukan Ini, Netizen Langsung Japri Menaker

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:23 WIB

Polda Banten Bongkar Praktik Penimbunan Solar Subsidi di Serang Modus Kencingan

Selasa, 29 September 2026 - 11:55 WIB

Satpol PP Razia Toko Kelontong di Terminal Cibinong, 1.482 Botol Miras Disita

Senin, 28 September 2026 - 11:43 WIB

Polisi Usut Kasus Viral Pria Diduga Transaksi Narkoba di Bogor yang Diamankan Warga

Jumat, 25 September 2026 - 10:43 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Anak di Bogor Bunuh Ayah Kandung Usai Ditegur Pulang Malam

Rabu, 23 September 2026 - 13:53 WIB

Kesaksian Korban Kebakaran di Kebayoran Lama, Api Membesar Saat Warga Beristirahat

Selasa, 22 September 2026 - 11:11 WIB

Polisi Selidiki Penyebab Puluhan Tank Kontainer Terbakar di NPCT1 Tanjung Priok

Jumat, 18 September 2026 - 16:19 WIB

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie

Jumat, 18 September 2026 - 10:57 WIB

Integrasi JITEX 2026 dan Business Matching ke-32 Buka Peluang Pasar dan Kolaborasi Bisnis

Berita Terbaru