HOAX !! TNI ANCAM WARTAWAN , KAPENDAM I/BB DIPASTIKAN TIDAK ADA UNSUR PENGANCAMAN !

- Penulis Berita

Kamis, 13 April 2023 - 01:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritajabodetabek, Nasional (Medan) – Telah beredar berita tentang TNI Ancam Wartawan di medan yang sempat heboh di dunia maya, telah di klarifikasi oleh kapendam I/BB.

Kapendam mengatakan bahwa hal tersebut tidak benar adanya, Anggota TNI Ancam Wartawan Di Medan ini masih dalam tahap investigasi lebih lanjut.

Kapendam Menjelaskan bahwasanya Anggota nya tersebut sudah meminta baik-baik untuk menghapus foto mobil dinas tanpa izin terlebih dahulu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lalu Kapendam pun menjelaskan bahwasanya bukan tidak boleh mengambil gambar, hanya saja mengambil foto tanpa izin itu tetap melanggar apalagi foto yang di ambil tersebut adalah suatu yang berhubungan instansi aparat pemerintah.

” ya mungkin bisa jadi itu suatu yang di rahasiakan, atau bisa pula kendaraan tersebut ternyata mobil yang sering di gunakan oleh panglima, jadi cukup membahayakan apabila terlalu di expos ke publik, inilah alasan kenapa harus izin dahulu ” terang Kapendam I/BB

Sumber Foto : Kodam 1 Bukit Barisan ( Kapendam I/BB )

Lalu Kapendam I/BB melanjutkan kembali penjelasan nya mengenai kasus tersebut, Beliau mengatakan bahwasanya anggota nya sudah meminta secara baik-baik untuk menghapus foto tersebut.

Lalu Wartawan tersebut tidak terima , lantas langsung memberitakan bahwasanya, ia di ancam oleh anggota TNI.

Ilustrasi Tentara Negara Indonesia

” Kami sebelum menjadi seorang prajurit, sudah bersumpah untuk menjaga Kedaulatan negara dari ancaman apapun, ya termasuk menjaga masyarakat juga mas, dan bahkan kami rela berkorban nyawa demi menjaga negara ini, jadi saya yakin anggota TNI tidak seperti itu, Sekeras kerasnya TNI tetap jika berhubungan dengan masyarakat kami melayani dengan sepenuh hati “,- Sambung Kapendam I/BB

Lantas mengenai hal tersebut, pihak TNI tetap menyelidiki motif lanjutan terkait ancaman tersebut. Apakah memang betul dari anggota atau hanya sebatas penggiringan opini semata.

Masyarakat tetap di minta untuk bersabar dan jangan terprovokasi dengan berita yang belum benar adanya. Hal ini bertujuan untuk saling menjaga hubungan antara Masyarakat dengan Aparat.

Berita Terkait

MA Batalkan Konferensi Pers soal Suket Gibran: Jabatan Wapres Masih Diperdebatkan
Sidang di PN Jakarta Pusat: Dakwaan Silmy Karim dan Jejak Pejabat Imigrasi Jakarta
Hujan Jabodetabek Hari Ini, Jawa Barat Siaga Hujan Lebat dan Warga Diimbau Waspada Genangan
Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Hari Ini, Hindari Bundaran HI dan Kawasan Sekitarnya pada Sore Hari
Kebakaran Tamansari Jakarta Barat, 14 Rumah Hangus dan 30 KK Terdampak
DKI dan Bekasi Perpanjang Kerja Sama Bantargebang Lima Tahun, Rp362 Miliar untuk Warga
Warga Serpong Lagoon Tuntut Kompensasi Rp539,8 Juta dari Pengelola Air, Tenggat 27 Oktober 2026
Rekap Jakarta Running Festival dan Konser Ye, Proyeksi Ekonomi Rp150 Miliar dan Hotel Senayan-Sudirman Hampir Penuh

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:28 WIB

MA Batalkan Konferensi Pers soal Suket Gibran: Jabatan Wapres Masih Diperdebatkan

Senin, 2 November 2026 - 14:03 WIB

Sidang di PN Jakarta Pusat: Dakwaan Silmy Karim dan Jejak Pejabat Imigrasi Jakarta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Hujan Jabodetabek Hari Ini, Jawa Barat Siaga Hujan Lebat dan Warga Diimbau Waspada Genangan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Hari Ini, Hindari Bundaran HI dan Kawasan Sekitarnya pada Sore Hari

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Kebakaran Tamansari Jakarta Barat, 14 Rumah Hangus dan 30 KK Terdampak

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Warga Serpong Lagoon Tuntut Kompensasi Rp539,8 Juta dari Pengelola Air, Tenggat 27 Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Rekap Jakarta Running Festival dan Konser Ye, Proyeksi Ekonomi Rp150 Miliar dan Hotel Senayan-Sudirman Hampir Penuh

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Polisi Buru WNA Pengendali Etomidate Rp2,8 Miliar di PIK, 400 Unit Dikemas Mirip Kopi

Berita Terbaru