Polri Mau Bangkit? Mahfud MD: Satu-satunya Jalan Ya Hilangkan Friksi-friksi

- Penulis Berita

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritajabodetabek, Jakarta – Kepercayaan publik terhadap Kepolisian Republik Indonesia (Polri) semakin menurun karena aksi oknum yang sangat mencoreng instansi tersebut. Mulai dari kasus pembunuhan yang dilakukan Ferdy Sambo, tragedi Kanjuruhan hingga kasus narkoba yang menjerat Irjen Teddy Minahasa.

Masalah bertubi-tubi tersebut membuat lembaga yang dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo harus bekerja keras demi menyelamatkan Polri.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Polri bisa kembali bangkit jika berhasil menghilangkan friksi di tubuh mereka. Itu bahkan disebut menjadi satu-satunya jalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jasa Influencer

“Satu-satunya jalan kalau Polri ingin bangkit, ya harus konsolidasi internal, hilangkan friksi-friksi,” kata Mahfud usai menghadiri Dies Natalis Ke-65 Universitas Diponegoro Semarang, Sabtu (15/10/2022).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini mengatakan, Polri harus menyatukan perbedaan masa lalu demi bisa kompak bersatu ke masa depan.

“Itu kalau Polri mau bagus. Kalau enggak ya susah,” tambah Mahfud.

Mahfud juga turut menyoroti dugaan kasus narkoba yang menyeret Irjen Po.Teddy Minahasa. Menurutnya, kasus Teddy menjadi tragedi baru yang dialami Polri. Ia pun mendesak Polri untuk segera berbenah dan betul-betul menata diri.

“Harus sadar informasi tidak bisa ditutupi, media sosial yang begitu masif. Tidak bisa lagi kita melakukan sesuatu kemudian bersembunyi,” pesan Mahfud.

Sebelumnya, Kapolri mengumumkan jika Irjen Pol Teddy Minahasa (TM) ditangkap setelah diduga terlibat dalam kasus peredaran narkoba yang diselidiki Polda Metro Jaya.

Kapolri menjelaskan keterlibatan jenderal bintang dua itu pertama terungkap dari penyidikan jaringan narkoba yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya.

Penyidikan itu berdasarkan laporan masyarakat, dilakukan pendalaman, ditangkap tiga warga sipil. Dari situ dilakukan pengembangan ternyata terdapat keterlibatan anggota Polisi berpangkat bripka dan kompol dengan jabatan kapolsek. 

Source : Suara.com

Berita Terkait

Polisi Buru WNA Pengendali Etomidate Rp2,8 Miliar di PIK, 400 Unit Dikemas Mirip Kopi
Operasi Modifikasi Cuaca Jakarta Dimulai Hari Ini Jelang Jakarta Running Festival dan Konser Ye
Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran Berakhir Tertib, Lalin Tugu Tani Sempat Macet Parah
Sitaan OTT BNPB Tembus Rp5,47 Miliar, KPK Geledah 8 Lokasi dan Sita Tiga Mobil
Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, ISPU Cengkareng Tembus 102
Ada Demo Hari Ini, Ini Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatif di Monas hingga DPR
Asap Karhutla Sempat Lintasi Langit Jakarta, Pemprov DKI Siapkan Opsi PJJ
Irjen (Purn) Napoleon Bonaparte Dimakamkan Hari Ini di Cikeas Bogor

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Polisi Buru WNA Pengendali Etomidate Rp2,8 Miliar di PIK, 400 Unit Dikemas Mirip Kopi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Operasi Modifikasi Cuaca Jakarta Dimulai Hari Ini Jelang Jakarta Running Festival dan Konser Ye

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran Berakhir Tertib, Lalin Tugu Tani Sempat Macet Parah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Sitaan OTT BNPB Tembus Rp5,47 Miliar, KPK Geledah 8 Lokasi dan Sita Tiga Mobil

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, ISPU Cengkareng Tembus 102

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Asap Karhutla Sempat Lintasi Langit Jakarta, Pemprov DKI Siapkan Opsi PJJ

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Irjen (Purn) Napoleon Bonaparte Dimakamkan Hari Ini di Cikeas Bogor

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:00 WIB

7 Perjalanan KRL Lintas Bogor Dibatalkan Jumat Pagi, Dua Rangkaian INKA Masih Diperbaiki

Berita Terbaru